Alat Pacu Jantung menjadi Alat Paling Populer dengan Penjualan Hingga 49.6 persen, diikuti oleh Prosedur Ablasi Jantung dengan penjualan 42.2 persen
Jakarta, 20 Juni, 2012 - Indonesia memiliki prevalensi yang tinggi baik untuk penyakit yang tidak menular maupun menular; diantara penyakit yang tidak menular, insiden penyakit kardiovaskular mencapai 7.2 persen dari total 247 juta penduduk yang ada dan merupakan penyebab kematian utama keempat di Indonesia. Sebanyak 2.1 juta penduduk Indonesia menderita gangguan irama jantung (aritmia), yang juga menandakan besarnya peluang bagi pasar CRM.
Analisa terbaru Frost & Sullivan (http://www.medicaldevices.frost.com), bertajuk Indonesian Market for Cardiac Rhythm Management menemukan bahwa pasar CRM memperoleh pendapatan sebesar $1.75 juta di tahun 2011 dan diperkirakan akan mencapai $4.15 juta di 2016 pada CAGR 18.9 persen.
Kejadian penyakit kardiovaskular tengah meningkat akibat gaya hidup yang kurang aktif, pola makan yang tidak sehat, dan urbanisasi. Namun, adanya perubahan dalam legislasi layanan kesehatan dan kebijakan asuransi kesehatan, penuaan penduduk, gaya hidup tidak sehat, kebiasaan merokok, serta desakan untuk segera mendapatkan perawatan akan mendorong pasar CRM di Indonesia.
Di tahun 2011, alat pacu jantung kamar tunggal (single-chamber pacemakers) merupakan alat CRM paling populer berkat harga yang terjangkau, kemudahan pemasangan, serta tidak menimbulkan gangguan pada pasien dalam melakukan kegiatannya sehari-hari.
"Baik rumah sakit maupun profesional di bidang kesehatan telah mengindikasikan adanya preferensi terhadap alat pacu jantung dan menjadikannya segmen terbesar dalam Cardiac Rhythm Management (CRM), dengan penjualan mencapai 417 unit dan berkontribusi sebesar 49.6 persen dari total pasar CRM Indonesia," ungkap Poornima Srinivasan, Consultant, Frost & Sullivan.
Dengan digunakannya alat pacu jantung pada terapi resinkronisasi jantung berkat tingkat kesuksesan, keawetan dan keberhasilan produk tersebut., alat pacu jantung akan terus meraih traksi.
Saat ini, hanya terdapat beberapa pusat kardiologi dan elektrofisiologi yang melayani implan cardiac rhythm di Indonesia.
Untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat terkait dengan tingginya jumlah insiden aritmia, pemerintah Indonesia mendorong rumah sakit-rumah sakit swasta dan investor asing untuk membangun lebih banyak rumah sakit di Indonesia," ungkap Srinivasan.
"Seiring adanya kebutuhan akan kualitas layanan kesehatan terkait dengan meningkatnya kesejahteraan dan populasi, pemerintah telah menaikkan batasan maksimum untuk kepemilikan asing dari 47 persen menjadi 67 persen. Oleh karena itu, diperkirakan akan semakin banyak rumah sakit-rumah sakit asing yang dilengkapi dengan teknologi dan infrastruktur canggih yang berinvestasi di Indonesia,”kata Eugene Eugene van de Weerd, Country Director, Frost & Sullivan – Indonesia. "Dengan begitu, diharapkan akan semakin banyak operasi-operasi seperti operasi jantung, onkologi dan lainnya yang dilakukan di Indonesia, sehingga dapat mencegah masyarakat Indonesia untuk mencari perawatan medis di luar negeri.” tutup Eugene.
About Frost & Sullivan
Frost & Sullivan, the Growth Partnership Company, works in collaboration with clients to leverage visionary innovation that addresses the global challenges and related growth opportunities that will make or break today's market participants.
Our "Growth Partnership” supports clients by addressing these opportunities and incorporating two key elements driving visionary innovation: The Integrated Value Proposition and The Partnership Infrastructure.
- The Integrated Value Proposition provides support to our clients throughout all phases of their journey to visionary innovation including: research, analysis, strategy, vision, innovation and implementation.
- The Partnership Infrastructure is entirely unique as it constructs the foundation upon which visionary innovation becomes possible. This includes our 360 degree research, comprehensive industry coverage, career best practices as well as our global footprint of more than 40 offices.
For more than 50 years, we have been developing growth strategies for the global 1000, emerging businesses, the public sector and the investment community. Is your organization prepared for the next profound wave of industry convergence, disruptive technologies, increasing competitive intensity, Mega Trends, breakthrough best practices, changing customer dynamics and emerging economies?
Contact Us: Start the discussion
Join Us: Join our community
Subscribe: Newsletter on "the next big thing"
Register: Gain access to visionary innovation
Media Contacts:
Dewi Nuraini
Corporate Communications - Indonesia
P : +6221 571 0838
F : +6221 5713246
E : dewi.nuraini@frost.com